Yayasan Minhajus Sunnah

Keutamaan Kalimat Tauhid dan Dzikir dalam Meraih Surga

Keutamaan Kalimat Tauhid dan Dzikir dalam Meraih Surga

Islam mengajarkan bahwa kalimat tauhid dan dzikir merupakan amalan yang sangat agung. Selain menjadi bukti keimanan seorang hamba, amalan-amalan ini juga menjadi sebab diampuninya dosa, dibukanya pintu-pintu surga, dan diselamatkannya seorang mukmin dari neraka.

Kalimat Tauhid Membuka Delapan Pintu Surga

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa yang bersaksi:

“Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya…” dengan penuh keyakinan, maka Allah akan memasukkannya ke surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.

Hal ini menunjukkan betapa agungnya kedudukan tauhid. Tauhid adalah fondasi seluruh amal dan sebab terbesar keselamatan di akhirat.

Ahli Tauhid Tidak Kekal di Neraka

Di antara keutamaan kalimat Laa ilaaha illallah adalah bahwa orang yang meninggal di atas tauhid tidak akan kekal di dalam neraka. Walaupun sebagian pelaku dosa besar mungkin mendapat hukuman sesuai kehendak Allah, pada akhirnya mereka akan dikeluarkan dari neraka karena masih memiliki iman dan tauhid di dalam hati. Ini menunjukkan luasnya rahmat Allah kepada orang-orang yang bertauhid.

Dzikir Menjadi Tabungan di Surga

Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa bacaan:

 سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر

(Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, wallahu akbar)

akan menjadi sebab ditanamkannya pohon-pohon bagi seorang hamba di surga. Setiap dzikir yang diucapkan dengan ikhlas tidaklah sia-sia, melainkan menjadi bekal yang akan ditemukan kelak di akhirat.

Dzikir Terbaik dan Paling Besar Pahalanya

Di antara dzikir yang paling utama adalah:

 لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير

Barang siapa membacanya seratus kali dalam sehari, maka ia mendapatkan pahala besar, perlindungan dari setan, penghapusan dosa, dan keutamaan yang luar biasa sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih.

Dzikir Menghapus Dosa

Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa bacaan:

 سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر

menjadi sebab gugurnya dosa-dosa seorang hamba sebagaimana daun-daun berguguran dari pohonnya. Ini menunjukkan bahwa seorang muslim hendaknya membasahi lisannya dengan dzikir di setiap kesempatan.

Kalimat Tauhid Lebih Berharga dari Dunia

Para sahabat sangat memahami keagungan tauhid. Mereka menganggap masuk Islam dan mengucapkan syahadat lebih berharga daripada harta dan kenikmatan dunia seluruhnya.

Karena itu, seorang muslim hendaknya menjaga kemurnian tauhidnya dari syirik, bid’ah, dan segala sesuatu yang merusak keikhlasan ibadah kepada Allah.

Dzikir Penutup Majelis sebagai Kaffarah

Rasulullah ﷺ mengajarkan doa penutup majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك، أشهد أن لا إله إلا أنت، أستغفرك وأتوب إليك

Barang siapa membacanya sebelum meninggalkan majelis, maka doa tersebut menjadi penghapus kesalahan yang terjadi selama majelis itu.

Penutup

seluruhan hadits-hadits ini mengajarkan bahwa tauhid adalah sebab terbesar masuk surga, sedangkan dzikir merupakan amalan ringan di lisan namun sangat berat dalam timbangan kebaikan. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya senantiasa menjaga tauhidnya, memperbanyak dzikir, dan menghidupkan lisannya dengan kalimat-kalimat yang dicintai Allah agar meraih ampunan, rahmat, dan surga-Nya.

Disarikan dari Kajian Kitab

Manzilah Kalimah At-Tauhid Laa ilaaha Ilallah (Pertemuan ke-12)

Bersama Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. Hafizahullah

Tinggalkan Komentar